TourismBlog : Peran Utama Sistem Informasi Pariwisata


PERAN UTAMA DARI SISTEM INFORMASI PARIWISATA
Oleh : Uswah Amiratih
1.      Peran Utama Sistem Informasi Pariwisata
A.    Informasi sebelum kunjungan.
Wisatawan yang ingin berkunjung selalu mencari informasi melalui Kontak seperti telepon atau email. Wisatawan mencari informasi kontak melalu system informasi untuk mempertanyakan spesifik tentang suatu destinasi yang berkaitan dengan perjalanan, akomodasi, atau kegiatan. Pelayanan yang diberikan kepada wisatawan dengan menjawab berbagai pertanyaan sangat berperan penting dalam pengambilan keputusan wisatawan untuk berkunjung. Dengan adanya internet yang memiliki keuntungan yang mudah diakses 24/7 mengakibatkan kurangnya permintaan untuk layanan telepon atau email saat ini.
B.     Informasi dan selamat datang di Pusat Informasi
Wisatawan yang berkunjung ke destinasi memiliki tingkat pengetahuan yang berbeda, beberapa wisatawan tidak tahu mengenai akomodasi mereka, tempat yang harus dikunjungi dan dimana mereka dapat makan dan berbelanja. Dan mengandalkan informasi di destinasi dengan kesempatan untuk bertemu dengan masyarakat lokal. Dan peran utama system informasi ini untuk memberikan informasi yang akurat dan terbaru, dan penting untuk memiliki pengetahuan lokal dan keterampilan dalam berkomunikasi.
C.    Informasi dan selamat datang di luar pusat pengunjung
Informasi yang didapatkan wisatawan melalui informasi yang didapatkan dari masyarakat lokal dengan bantuan seperti penjemputan dan penyambutan, papan informasi, serta selebaran mengenai akomodasi dan tempat wisata  serta Informasi elektronik. Dengan adanya sistem informasi pariwisata dengan memberikan informasi melalui digital seperti perangkat seluler (HP atau Smartphone) yang bertujuan untuk melatih pelaku usaha pariwisata yang bekerja diberbagai sektor juga dapat manawarkan informasi berkualitas tinggi kepada wisatawan.
D.    Aktivitas Komersial
Adanya aktivitas yang menggunakan dana komersial, yang melibatkan banyak wisatawan terlibat dengan biaya-biaya komisi seperti akomodasi, penjualan tiker, tur dan perjalanan dan lainnya, dapat ditingkatkan dengan adanya sistem informasi pariwisata yang menyediakan informasi mengenai harga/pendapatan yang dapat diketahui wisatawan melalui sistem informasi yang menyediakan layanan wisata beserta harganya.
E.     Titik Sentral bagi pemangku kepentingan lokal
Pusat informasi sering dipandang sebagai titik fokus bagi para pemangku kepentingan industri pariwisata setempat. Ini memberi mereka peluang untuk mengiklankan produk dan layanan mereka serta saluran untuk melakukan pemesanan.

F.     Tingkatkan pengeluaran pengunjung
Banyak informasi yang bertujuan untuk meningkatkan pengeluaran wisatawan untuk memaksimalkan manfaat bagi pusat ekonomi. dengan adanya sistem informasi ini dapat melatih penyedia/pelaku usaha untuk memberikan informasi tentang kebutuhan-kebutuhan wisatawan agar dapat terpenuhi dengan baik dimanapun mereka berada. Dengan proaktif menjual layanan informasi kepada wisatawan.

2.      Pertimbangan untuk Sistem Informasi Pariwisata Masa Depan
Pertimbangan untuk sistem informasi sekarang yang akan menjadi model bagi pusat informasi di masa depan seperti, memastikan bahwa sistem informasi di masa depan itu hemat biaya dalam memenuhi kebutuhan wisatawan serta beradaptasi dengan perubahan. Dan banyak DMO yang bertanya kepada diri sendiri seperti :
A.    Sistem Informasi Pariwisata apa yang seharusnya dimiliki oleh sebuah destinasi?
Ada berbagai contoh seperti membuat sistem informasi pariwisata yang memiliki tingkatan di beberapa daerah-daerah utama dan besar dengan tujuan yang berbeda-beda didukung dengan sistem informasi pariwisata melalui teknologi. Seperti mengelolah penyediaan layanan wisatawan dari semua jenis diberbagai daerah atau kota.
B.     Siapa yang harus menjalankan Sistem Informasi Pariwisata?
Ada berbagai opsi:
1.      DMO tingkat nasional, mis. Badan Pariwisata Singapura www.stb.com.sg;
2. Gabungan DMO nasional dan provinsi, mis. Pariwisata British Columbia www.hellobc.com;
3.  DMO regional, provinsi atau lokal yang terpisah; jenis pengaturan ini tampaknya merupakan mayoritas, lebih karena banyak NTO tidak menganggap 'penyediaan informasi di lapangan' sebagai pekerjaan mereka dan / atau tidak bersedia mendanai ketentuan tersebut;
4.      DMO sektor publik-swasta, di mana ada contoh bagus di banyak negara;
5.      Perusahaan yang didirikan khusus untuk tujuan mengoperasikan jaringan pusat;
6.      Pengalihdayaan sektor swasta. Pengalihdayaan tersebut harus berdasarkan perjanjian tingkat layanan dengan kriteria operasional eksplisit dan kewajiban kontrak.

Ada keuntungan kuat dalam memiliki jaringan pusat informasi yang terintegrasi di seluruh negara atau wilayah, Pada saat yang sama, sangat penting bahwa pusat-pusat informasi memainkan peran yang kuat dalam komunitas lokal, responsif terhadap kebutuhan lokal, memiliki dukungan lokal, beroperasi secara wirausaha dan menawarkan pengetahuan mendalam tentang area tersebut. karena tiga alasan:
1.      Untuk memastikan bahwa layanan disediakan di lokasi yang paling strategis sesuai dengan kriteria yang konsisten dan rasional;
2.      Untuk lebih mudah mengimplementasikan data tunggal atau sistem manajemen pengetahuan;
3.      Untuk memberikan konsistensi dalam pemberian layanan.

C.    Apa yang harus dilakukan Sistem Informasi Pariwisata?
1.      Pusat dan pusat strategis (nasional, provinsi, regional) cenderung menjadi pusat keunggulan dalam penyediaan layanan dan juga untuk mengelola basis data pusat, berkontribusi pada manajemen hubungan pelanggan, mengelola program pelatihan, dan memimpin kegiatan komersial.
2.      Pusat pengunjung Gateway akan memberikan layanan ke pasar geografis tertentu dan / atau melayani daerah tujuan tertentu di suatu negara.
3.      Area atau pusat lokal akan terutama tentang penyediaan layanan lokal untuk pengunjung dan penduduk. Seringkali ada tingkat penggunaan yang besar oleh penduduk setempat, yang mengarah ke konsep 'toko onestop', yang memenuhi kebutuhan penduduk lokal, pengunjung, dan bisnis lokal yang lebih kecil.

Apa pun tujuan pusat pengunjung, mereka semua harus beroperasi dengan cara yang ramah, profesional, dan efisien yang memenuhi rencana bisnis yang terfokus dan secara positif menambah nilai bagi pengalaman pengunjung dan ekonomi tujuan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TourismBlog : Destination Management Organization (DMO)

TourismBlog : Sistem Informasi Pariwisata

TourismBlog : Partnership, Collaboration and Leadership