TourismBlog : Pariwisata, Destinasi dan Tata Kelola Destinasi

Pariwisata, Destinasi dan Tata Kelola Destinasi

Oleh : Uswah Amiratih

Pembahasan yang akan saya bahas ini adalah tentang Pariwisata, Destinasi , dan Tata Kelola Destinasi. Pariwisata ini terbentuk karena sejak dulu masyarakat sering melakukan perjalanan dari suatu tempat ke tempat lain dan perkembangannya sesuai dengan sosial budaya masyarakat itu sendiri. Dan seiring perkembangannya, Pariwisata menjadi salah sektor yang sangat penting bagi suatu Negara, karena dapat menghasilkan keuntungan khususnya di bidang ekonomi. Indonesia salah satunya, Pariwisata di Indonesia merupakan salah satu sektor ekonomi yang dapat menghasilkan devisa/pendapatan bagi Negara, dan Pariwisata juga menempati urutan ketiga penghasil devisa setelah Minyak dan Gas Bumi.
Melihat kembali apa itu Pariwisata? Pariwisata merupakan suatu kegiatan perjalanan yang dilakukan untuk sementara dari suatu tempat ke tempat lain dan kembali lagi ke tempat asalnya baik itu untuk tujuan bersenang – senang, suatu kebutuhan, mencari kepuasan, mengetahui sesuatu/pembelajaran, perbaikan kesehatan, menunaikan tugas dan tujuan lainnya, dan tidak untuk mencari nafkah dan semata – mata menjadi seorang konsumen, Kegiatan ini di dukung oleh berbagai fasilitas serta pelayanan yang disediakan baik itu oleh masyarakat, pengusaha/swasta, pemerintah atau pemerintah daerah. Kegiatan Pariwisata ini biasanya dilakukan secara Individual ataupun Berkelompok.
Pariwisata juga ada hubungannya dengan Destinasi, kenapa? Karena di Pariwisata itu di dalamnya ada beberapa bagian/elemen yang mendukung kegiatan pariwisata ini terjadi, salah satunya yaitu adanya sebuah Destinasi, Karena tanpa adanya Destinasi, Pariwisata tidak akan pernah terjadi, mengingat kembali bahwa Pariwisata itu suatu kegiatan perjalanan dimana wisatawan membutuhkan sebuah destinas/daerah tujuan untuk melakukan perjalanan.
Untuk mengetahui lebih jelasnya hubungan Pariwisata dengan Destinasi, sebelumnya saya akan membahas tentang apa itu Destinasi? Destinasi bisa juga disebut dengan Daerah Tujuan, di dalam Pariwisata disebut dengan Destinasi Pariwisata. Destinasi Pariwisata adalah suatu daerah tujuan/tempat yang terletak di suatu wilayah yang di dalamnya terdapat beberapa elemen yang mendukung pembentukan suatu destinasi, yang dimana segala kegiatan pariwisata bisa dilakukan dengan adanya Daya Tarik Wisata, fasilitas umum, fasilitas pariwisata serta aksesibilitas yang dapat membuat seseorang tertarik untuk dapat berkunjung ke suatu tempat ke tempat lainnya dengan adanya alasan untuk mengunjungi sebuah destinasi. Destinasi Pariwisata ini juga terletak di bagian ruang wilayah yang luas, mencakup dari satu wilayah administratif pemerintahan sehingga terbentuk sebuah destinasi.
Destinasi Pariwisata terbentuk karena adanya beberapa elemen yang mendukung sebuah Destinasi Pariwisata terbentuk, saya akan membahas tentang Elemen – Elemen Pembentukan sebuah Destinasi Pariwisata.

Elemen – Elemen Pembentuk Destinasi :
1.      Atraksi ( Attraction )
            Atraksi ini merupakan salah satu elemen pendukung pembentukan sebuah Destinasi, yang merupakan suatu daya tarik wisata yang dapat menarik wisatawan. Dan merupakan salah satu alasan wisatawan berwisata ke suatu destinasi. Dimana wisatawan datang berwisata untuk menikmati hal – hal yang tidak dapat mereka temukan dalam kehidupan sehari – hari. Bisa juga disebut sesuatu yang diminati oleh wisatawan. Atraksi ini bersifat tidak nyata ( intangible ) karena atraksi ini sesuatu yang tidak dapat disentuh/dirabah melainkan dapat dirasakan. Seperti menyaksikan keunikan, melihat keindahan yang ada pada suatu destinasi. Atraksi ini, dapat digolongkan menjadi 2 golongan yaitu Objek Wisata atau Atraksi Wisata. Maksudnya Atraksi bisa juga menjadi sebuah Objek Wisata atau Atraksi Wisata, dijadikan sebagai Objek Wisata jika atraksi itu bisa dikembangkan menjadi sebuah Objek dan biasanya Objek Wisata ini terdiri dari Objek Wisata Alam, Budaya, dan Buatan Manusia (Man Made), sedangkan dijadikan sebuah Atraksi Wisata karena adanya sesuatu yang nyata, yang hanya bisa dilihat tapi tidak bisa disentuh.
             Contoh : Di Kota Makassar, Jika Atraksi itu Menjadi Sebuah Objek Wisata yaitu Pulau Samalona (Alam), Museum La Galigo (Budaya), Trans Studio Theme Park (Buatan). Dan Jika itu Atraksi Wisata yaitu, Menikmati Sunset di Pantai Losari.
2.      Amenitas ( Amenities )
Amenitas juga merupakan elemen pendukung pembentukan sebuah Destinasi, yang merupakan serangkaian fasilitas yang dapat digunakan oleh Wisatawan pada saat berkunjung di sebuah Destinasi Pariwisata, yang dapat memudahkan wisatawan dalam memenuhi kebutuhannya selama berada di Destinasi. Fasilitas seperti, Penginapan yaitu Hotel dan sejenisnya yang merupakan sarana akomodasi yang disediakan bagi wisataawan yang memiliki jangka waktu untuk tinggal lebih lama, Rumah Makan juga merupakan fasilitas pendukung yang sangat penting karena wisatawan membutuhkan fasilitas ini untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yaitu makan dan minum, Transportasi merupakan fasilitas yang dibutuhkan oleh wisatawan untuk berpergian dari suatu tempat ke tempat lain.
Contoh : Kota Makassar, di Kota Makassar tersedia berbagai jenis Penginapan yang bisa digunakan oleh Wisatawan pada saat berkunjung seperti, Hotel, Homestay, Mess dan lain – lain sesuai dengan kebutuhan wisatawan, adapun untuk Rumah Makan yang tersedia terdiri Rumah Makan, Warung, Restoran, Lalapan dan lain – lain, dan juga Transportasi yang bisa digunakan oleh Wisatawan yaitu Transportasi Umum seperti Becak, Pete-Pete (Angkutan Khas Makassar) dan Bentor (Becak Motor), Travel yaitu Bus, Mini Bus, Travello, Sewa Kendaraan yaitu Motor dan Mobil Private, dan juga Transportasi Online yaitu Gojek dan Grab Indonesia.
3.      Aksesibilitas ( Accessibility )
Aksesibilitas merupakan suatu jalur/jalan utama yang dapat digunakan wisatawan untuk memasuki sebuah destinasi yang merupakan sebuah akses dalam kegiatan pariwisata agar dapat memudahkan wisatawan mencapai suatu Destinasi yang dituju. Adapun aksesibilitas yang dapat digunakan wisatawan untuk mencapai suatu destinasi seperti Jalur Darat yang menggunakan transportasi beroda dua dan beroda empat seperti Motor, Mobil dan Bus biasanya terdapat di Terminal, Jalur Laut menggunakan Kapal Laut sebagai transportasinya dan biasanya ada di Pelabuhan,dan juga Jalur Udara menggunakan Pesawat sebagai Transportasinya dan biasanya ada di Bandara.
Contoh : Kota Makassar, Jalur Darat menggunakan Terminal Mallengkeri, Terminal Daya, dan Jalur Laut menggunakan Pelabuhan Soekarno Hatta, dan juga Jalur Udara menggunakan Bandara Udara International Sultan Hasanuddin.
4.      Pelayanan ( Service )
Pelayanan juga merupakan salah satu elemen pelengkap pembentukan sebuah Destinasi yang harus disediakan oleh seorang pemerintah daerah di suatu destinasi, baik itu untuk wisatawan maupun masyarakat di destinasi. Dan pelayanan yang dimaksud itu adalah pemasaran untuk memasarkan sebuah destinasi, pembangunan fisik yang berhubungan dengan memberikan pelayanan yang baik kepada wisatawan, serta mengkoordinir segala aktivitas di sebuah destinasi yang dapat membuat wisatawan dapat tinggal lebih lama di sebuah destinasi.
Contoh : Kota Makassar, memasarkan destinasi pariwisata kota Makassar oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kota Makassar dan Pembangunan Fisik yaitu TIC( Tourism Information Center) yang dibutuhkan oleh wisatawan pada saat berkunjung ke suatu destinasi yang baru, seperti SSTIC (South Sulawesi Tourism Information Center) yang ada di Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan.
Dan setelah elemen – elemen pembentuk sebuah destinasi sudah terbentuk, maka membutuhkan sebuah strategi untuk mengelola atau mengatur sebuah destinasi dengan cara mengkoordinasi dan integrasi sebuah destinasi untuk meningkatkan kualitas sebuah destinasi. Dan itu ada hubungannya dengan Tata Kelola Destinasi.
Pembahasan saya kali ini akan membahas tentang apa itu Tata Kelola Destinasi? Tata Kelola Destinasi merupakan pengkoordinasian dan integrasi suatu destinasi berdasarkan dengan elemen – elemen yang ada dalam sebuah destinasi berdasarkan strategi dan perencanaan yang sesuai dan tepat untuk meningkatkan sebuah destinasi. Jadi, Hubungan Tata Kelola Destinasi dengan Destinasi Pariwisata ini sangat penting karena bersifat berkelanjutan (Sustainable) yang membuat suatu destinasi terus berkembang/berkelanjutan menjadi sebuah destinasi yang di minati oleh wisatawan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TourismBlog : Destination Management Organization (DMO)

TourismBlog : Sistem Informasi Pariwisata

TourismBlog : Partnership, Collaboration and Leadership